12 Ags 2026
Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, MAN 3 Bekasi Plus Keterampilan mengawali rangkaian kegiatan peringatan dengan ziarah maqbaroh ke makam salah satu tokoh yang berjasa dalam perjalanan berdirinya madrasah, Jum’at (07/08/2026).Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat tersebut menjadi momentum bagi keluarga besar MAN 3 Bekasi Plus Keterampilan untuk mengenang jasa para pendahulu sekaligus memperkuat nilai keteladanan, penghormatan terhadap sejarah, dan rasa syukur atas perjalanan panjang lembaga pendidikan tersebut.Kepala MAN 3 Bekasi Plus Keterampilan, Titin Sa’diah, menegaskan bahwa penghormatan terhadap para pendahulu merupakan bagian penting dalam membangun lembaga yang kuat dan berkarakter.“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawan. Begitu pula lembaga yang kuat adalah lembaga yang tidak melupakan sejarah dan senantiasa mengenang perjuangan para pendahulunya,” ujar Titin.Menurutnya, ziarah tersebut secara khusus dilakukan untuk mendoakan dan mengenang jasa almarhum Drs. H. M. Syaepudin, Ketua Yayasan Nurul Islam yang dikenal sebagai salah satu perintis dan pendiri MAN 3 Bekasi pada tahun 2002.“Pada Jumat yang penuh berkah ini, kami hadir untuk mengenang sekaligus mendoakan para pendahulu yang telah memberikan jasa besar bagi perkembangan MAN 3 Bekasi. Salah satunya almarhum Drs. H. M. Syaepudin, yang merupakan perintis dan pendiri madrasah ini,” ungkapnya.Titin menambahkan, sosok almarhum hingga kini masih dikenang oleh keluarga besar MAN 3 Bekasi, yang sebelumnya bernama MAN Cabang Bungin-Bekasi. Dedikasi, pengabdian, dan perjuangannya menjadi bagian penting dari sejarah berdirinya lembaga pendidikan tersebut.“Semangat dan pengabdian beliau menjadi bagian dari sejarah yang tidak boleh dilupakan. Generasi saat ini perlu mengetahui bahwa madrasah yang kita bangun dan kembangkan hari ini memiliki perjalanan panjang serta perjuangan dari para pendahulu,” tambahnya.Selain sebagai bentuk penghormatan, ziarah tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara keluarga besar MAN 3 Bekasi Plus Keterampilan dengan keluarga almarhum.“Kami mengucapkan terima kasih kepada keluarga yang telah memberikan izin sehingga kami dapat bersilaturahmi sekaligus memanjatkan doa untuk almarhum. Semoga beliau diterima iman dan Islamnya, diampuni segala dosa dan kekhilafannya, serta mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” tutur Titin.Perwakilan keluarga almarhum, Minan, yang merupakan putra almarhum, mengaku terharu atas perhatian dan penghormatan yang diberikan keluarga besar MAN 3 Bekasi Plus Keterampilan.Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Kepala Madrasah, jajaran staf, dewan guru, serta para murid yang datang untuk bersilaturahmi sekaligus mendoakan almarhum.“Atas nama keluarga besar almarhum, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kepala MAN 3 Bekasi beserta seluruh jajarannya. Kehadiran keluarga besar madrasah merupakan sebuah kehormatan dan kebahagiaan bagi kami,” ungkap Minan.Menurutnya, perhatian tersebut menjadi bukti bahwa jasa dan perjuangan almarhum dalam merintis pendidikan masih dikenang hingga saat ini.“Kami merasa sangat terharu karena perjuangan dan pengabdian beliau masih dikenang oleh keluarga besar MAN 3 Bekasi. Semoga silaturahmi ini terus terjaga dan menjadi amal kebaikan bagi kita semua,” tambahnya.Menutup pertemuan, Minan berharap seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dilaksanakan MAN 3 Bekasi Plus Keterampilan dapat berjalan lancar dan memberikan nilai positif bagi seluruh warga madrasah.Ia juga mendoakan agar setiap amal kebaikan dan kepedulian yang ditunjukkan keluarga besar MAN 3 Bekasi mendapatkan balasan pahala serta keberkahan dari Allah SWT.Ziarah maqbaroh tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa memperingati kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan para pahlawan bangsa, tetapi juga menghargai jasa para pendahulu yang telah meletakkan fondasi bagi tumbuh dan berkembangnya lembaga pendidikan. Semangat perjuangan tersebut diharapkan terus diwariskan kepada generasi muda MAN 3 Bekasi sebagai bekal untuk mengisi kemerdekaan melalui pendidikan, prestasi, dan pengabdian.
Baca Artikel